Kimia medisinal 11
Nama : Qotrunnada salsabila shlfiyah
NIM : F1F120019
Kelas : A
Link youtube : https://youtu.be/bG-0k3l9F-o
Saluran pencernaan manusia memiliki area yang luas (250-400 m 2 ), terus menerus terpapar xenobiotik, makanan, dan mikroorganisme, seperti bakteri, jamur, dan parasit.
Di usus, mikrobiota adalah yang paling bertanggung jawab untuk mengubah diet (poli)fenol terutama melalui tiga reaksi berbeda: (i) hidrolisis; (ii) fisi cincin, dan (iii) reduksi
Mirkrobiota usus dapat memetabolisme senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid. Mengapa beberapa senyawa flavonoid tidak bisa dimetabolisme oleh mikroba yang ada pada usus?
BalasHapusFlavonoid merupakan senyawa polifenol sehingga bersifat kimia senyawa fenol yaitu agak asam dan dapat larut dalam basa, dan karena merupakan senyawa polihidroksi (gugus hidroksil) maka juga bersifat polar sehingga dapat larut dalan pelarut polar seperti metanol, etanol, aseton, air, butanol, dimetil sulfoksida,
Hapus