Kimia medisinal 15

Nama : Qotrunnada salsabila shofiyah

NIM: F1F120019

Kelas : 6A

Link: 


https://youtube.com/watch?v=Qn7kJ5_FIBE&feature=share8

Rifampisin yang merupakan suatu drug inducer enzim sitokrom P-450 diduga kuat dapat mengubah parameter farmakokinetik dengan menurunkan konsentrasi obat dan mempercepat eliminasi obat antidiabetik oral yang berdampak pada tingkat kontrol gula darah yang buruk yang dapat mengarah pada kegagalan terapi TB.

Komentar

  1. berdasarkan video dan jurnal tersebut, bagaimana mekanisme obat golongan sulfonilurea dapat tereliminasi oleh enzim CYP2C9 ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Obat ini bekerja dengan cara merangsang pankreas agar menghasilkan lebih banyak hormon insulin dan membantu tubuh menggunakan insulin dengan lebih efisien.

      Hapus
  2. dari video tersebut yang menjadi topik utama dalam pembahasan adalah mengenai eliminasi. apa hubungan eliminasi dan deaktivasi obat ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam hati, dan sebelumnya juga di saluran lambung- usus, seluruh atau sebagian obat mengalami perubahan kimiawi secara enzimatis dan pada umumnya, hasil perubahannnya (metabolit) menjadi tidak atau kurang aktif lagi. Proses ini juga disebut proses detoksifikasi atau bioinaktivasi (first pass effect).

      Ada juga obat yang khasiat farmakologinya justru diperkuat (bio-aktivasi). Oleh karena itu, reaksi metabolisme di hati dan beberapa organ lain, lebih tepat disebut: biotransformasi.

      Hapus
  3. bagaimana rifampisin dapat mempercepat eliminasi dan menurunkan konsentrasi obat ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. pertumbuhan bakteri dengan menghambat sintesis protein, terutama pada tahap transkripsi. Rifampisin menghalangi pelekatan enzim RNA polimerase dengan berikatan dengan sisi aktif enzim tersebut.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Metode farmakologi 6

Kimia medisinal 9

Kimia medisinal 4